Istiqomah : Ringkas & Padat

Standard

Buah Istiqamah

Allah Subhanahu Wata’ala berfirman, artinya, “Sesungguhnya orang-orang yang mengatakan, “Rabb kami ialah Allah” kemudian mereka meneguhkan pendirian mereka, maka malaikat akan turun kepada mereka (dengan mengatakan):” Janganlah kamu merasa takut dan janganlah kamu merasa sedih; dan bergembiralah kamu dengan (memperoleh) surga yang telah dijanjikan Allah kepadamu” Kamilah Pelindung-pelindungmu dalam kehidupan dunia dan di akhirat; di dalamnya kamu memperoleh apa yang kamu inginkan dan memperoleh (pula) di dalamnya apa yang kamu minta. Sebagai hidangan (bagimu) dari (Rabb) Yang Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.” (QS. Fushilat: 30-32).

Dan firman Allah Subhanahu Wata’ala, artinya, “Dan bahwasanya: jikalau mereka tetap berjalan lurus di atas jalan itu (agama Islam), benar-benar Kami akan memberi minum kepada mereka air yang segar (rizki yang banyak)”. (QS. Al-Jin:16).

Dari ayat-ayat yang mulia di atas kita bisa mengambil beberapa faidah/buah dari Istiqamah di antaranya:

Pertama, Malaikat turun kepada mereka

Kedua, mendapatkan kedamaian dan ketenangan

Ketiga, baginya kabar gembira berupa Surga.

Keempat, diberikan keluasan rizki dan kehidupan yang lapang.

Kelima, diampuni dosa-dosanya.

Jalan menempuh Istiqamah

1. Melakukan ketaatan kepada Allah Subhanahu Wata’ala , bersungguh-sungguh di dalamnya dan memaksa hawa nafsu untuk taat kepadaNya.

2. Ilmu, karena bagaimana kita bisa istiqamah kalau tidak dilandasi dengan ilmu.

3. Ikhlash.

4. Meneladani Rasulullah (Shallallahu ‘Alaihi Wassallam)

5. Seimbang dan pertengahan, tidak ghuluw dan tidak meremehkan.

6. Doa.

7. Bergaul dan bersahabat dengan orang-orang shalih.

8. Selalu ada ikatan dengan al-Qur’an, baik dengan membaca, menghafal, mentadabburi dan mengamalkannya.

Dampak Istiqamah dalam kehidupan seorang muslim

1. Memperoleh tauhid yang murni.

2. Mendorong untuk berdakwah kepada jalan Allah.

3. Memiliki kesungguhan dan cita-cita yang tinggi.

4. Kokoh dan teguh di atas kebenaran.

5. Merasa kurang dalam beribadah (tidak merasa sempurna).

Penghalang-penghalang Istiqamah

1. Menganggap enteng perbuatan maksiat.

2. Menyibukkan diri dengan dunia dan melupakan akhirat.

3. Berlebih-lebihan dalam hal-hal yang mubah (yang diperbolehkan).

4. Sifat tengah-tengah (pertengahan) yang buruk.

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s