Pilih Mana: Jalan ke Surga Atau ke Neraka?

Standard

Apabila di hadapan anda terdapat 2 buah jalan; yang satu menuju daerah yang penuh kekisruhan dan ketidakamanan, sedangkan jalan yang satunya menuju daerah yang penuh ketentraman dan keamanan. Akan kemanakah anda akan melangkahkan kaki?

Akal sehat tentu memilih jalan yang kedua. Maka demikian pulalah seharusnya kita bersikap dalam memilih jalan yang menuju kehidupan akhirat kita, hendaknya jalan ke surga itulah yang kita pilih bukan sebaliknya. Alangkah tidak adilnya manusia yang memilih kesenangan duniawi dengan akalnya namun justeru memilih kesengsaraan akhirat dengan dalih takdir dan membuang akal sehatnya.

Suatu saat ada pencuri yang hendak dipotong tangan oleh kholifah Umar, namun pencuri ini mengatakan, “Wahai Amirul Mukminin sesungguhnya aku mencuri hanya karena takdir Allah.” Umar pun menjawab, “Dan Kami pun memotong tangan dengan takdir Allah.” Lalu siapakah yang kejam?

Bukan takdir Allah yang kejam tapi merekalah yang menganiaya diri mereka sendiri.

Wallahu a’lam bish showaab.

Penulis: Abu Mushlih Ari Wahyudi
Artikel http://www.muslim.or.id

2 responses »

  1. pendapat saya sih itu beneer….. kenapa sih kita kebanyak lebih banyak memikirkan dunia, coba sx aja kita fikir gimana kita di alam sana …. apa ada yang di dunia ini yang bisa kita harapin???? engg’k kan ……….

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s