Berdakwahlah dengan Hikmah dan Nasehat yang Baik

Standard

Al ‘Allamah Ibnu Qayyim Al Jauziyah berkata tentang makna firman Allah Ta’ala yang artinya :

“Berdakwahlah ke jalan Rabbmu dengan hikmah dan nasehat yang baik .” (QS. An Nahl : 125)

Allah Subhanahu wa Ta’ala menyebutkan tingkatan-tingkatan dakwah dan menjadikannya 3 bahagian sesuai dengan keadaan orang yang didakwahi :

  1. Orang yang didakwahi adalah pencari dan pecinta Al Haq. Dia lebih mendahulukan Al Haq dari pada selainnya apabila dia mengetahui Al Haq tersebut. Maka orang ini didakwahi dengan hikmah tidak butuh diperingatkan (dengan ancaman) dan perdebatan.
  2. Orang yang didakwahi sibuk dengan selain Al Haq. Akan tetapi kalau dia mengetahuinya, dia akan lebih mendahulukan Al Haq (daripada selainnya) dan mengikutinya. Maka orang ini butuh (didakwahi) dengan peringatan yang memberikan semangat dan juga peringatan yang memberikan ancaman.
  3. Orang yang didakwahi suka menentang dan melawan (Al Haq). Maka terhadap orang ini didebat dengan cara yang baik jika dia mau kembali. Kalau tidak, orang ini dibawa kepada algojo jika memungkinkan.”

(Fathul Majid Syaikh Abdurrahman Alu Syaikh dengan ta’liq Syaikh bin Baz dan tahqiq Syaikh Asyraf bin Abdil Maqsud halaman 101)

Comments are closed.