Tidak Ada Nabi Setelah Muhammad Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam

Standard

Penjelasan Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam tentang kenabiannya, penutupan semua kenabian dengan kenabiannya, kewajiban taat kepadanya, dan keumuman risalah dalam hadits-hadits dan sabda-sabdanya, di antara sabda-sabdanya adalah sebagai berikut ini :

  • “Aku nabi yang tidak berdusta, dan aku anak Abdul Muththalib.” (Diriwayatkan Al-Bukhari dan Muslim )
  • “Sesungguhnya aku hamba Allah, dan penutup para nabi. Sesungguhnya Adam dilemparkan ke dalam tanahnya.” (Diriwayatkan Al-Bukhari, Ahmad, dan Ibnu Hibban yang menshahihkannya)
  • “Perumpamaanku, dan perumpamaan nabi-nabi sebelumku adalah seperti orang yang membangun rumah, dan mempercantiknya kecuali tempat satu batu bata. Orang-orang mengelilingi rumah tersebut merasa takjub padanya dan berkata, ‘Ah, seandainya batu bata telah diletakkan di sini’. Akulah batu bata tersebut, dan penutup para nabi.” (Muttafaq Alaih)
  • “Demi Dzat yang jiwaku berada di Tangan-Nya, salah seorang dari kalian tidak beriman hingga aku lebih ia cintai daripada anaknya, ayahnya, dan seluruh manusia.” (Diriwayatkan Al-Bukhari)
  • “Semua dari kalian masuk surga kecuali orang yang tidak mau.” Para sahabat bertanya, “Siapa yang tidak mau masuk surga, wahai Rasulullah?” Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam  bersabda, “Barangsiapa taat kepadaku, ia masuk surga.” (Diriwayatkan Al-Bukhari)
  • “Sesungguhnya risalah dan kenabian telah terputus. Oleh karena itu, tidak ada rasul dan nabi sesudahku.” (Diriwayatkan Ahmad dan At-Tirmidzi yang menshahihkannya)
  • “Aku dilebihkan di atas para nabi dengan enam hal: aku diberi kalimat yang padat makna, aku ditolong dengan ketakutan (yang dimasukkan ke pihak musuh), rampasan perang dihalalkan bagiku, tanah dijadikan sebagai masjid dan tempat suci bagiku, aku diutus kepada semua manusia, dan para nabi ditutup dengan aku.” (Diriwayatkan Muslim dan At-Tirmidzi).
  • “Barang siapa taat kepadaku, ia taat kepada Allah. Barang siapa bermaksiaat kepadaku, ia bermaksiat kepada Allah. Barang siapa taat kepada gubenurku, ia taat kepadaku. Dan barang siapa bermaksiat kepadaa gubenurku, ia bermaksiat kepadaku.” (Diriwayatkan Al-Bukhari)
  • “Sesungguhnya surga diharamkan kepada seluruh nabi hingga aku memasukinya, dan surga diharamkan kepada umat-umat hingga dimasuki umatku.” (Diriwayatkan Ad-Daruquthi. Hadits ini mempunyai banyak sekali jalur yang menjadikannya sebagai hadits hasan).
  • “Jika hari kiamat terjadi, aku imam para nabi, khatib mereka, dan pemilik syafaat mereka. Tidak ada kesombongan dalam hal ini.” (Diriwayatkan At-Tirmidzi, Ibnu Majah, dan Ahmad).
  • “Saya penghulu anak keturunan Adam, orang yang pertama kali terbelah kuburnya pada hari kiamat, orang yang pertama kali memberi syafaat, dan orang-orang yang pertama kali diberi syafaat.” (Diriwayatkan Muslim).

Sumber: Diadaptasi dari Abu Bakr Jabir al-Jazairi, Minhaajul Muslim, atau Ensiklopedi Muslim: Minhajul Muslim, terj. Fadhli Bahri (Darul Falah, 2002), hlm. 35-46.

Comments are closed.