Keutamaan Dan Buah Dari Tauhid

Standard

Adikku, inilah diantara keutamaan dan buah dari tauhid …

1. Mendatangkan keamanan di akhirat dan petunjuk di dunia. Allah berfirman: “Orang-orang yang beriman an tidak mencampur adukkan iman mereka dengan kezhaliman (syirik), mereka itulah orang-orang yang mendapat keamanandan petunjuk.” [QS. Al-An’aam: 82].
Dalam ayat ini Allah memberi kabar gembira kepada orang-orang beriman yang bertauhid bahwa mereka akan mendapat keamanan dari siksa Allah di akhirat dan mereka akan mendapat petunjuk di dunia. Semakin sempurna iman dan tauhid seseorang, maka akan semakin sempurna pula keamanan dan petunjuk yang akan dia peroleh.

2. Tauhid adalah yang paling utama diantara cabang-cabang keimanan. Rasulullah bersabda:

“Iman itu ada enam puluh sekian cabang: yang paling utama adalah perkataan ‘Laa Ilaaha Illallah’, dan yang palingrendahnya adalah menyingkirkan sesuatu yang menyakitkan dari jalan.” (HR. Muslim).

3. Tauhid memasukkan pelakunya ke dalam surga.

“Barangsiapa yang bersaksi bahwa tidak ada sembahan (yang hak) kecuali Allah semata tidak ada sekutu baginya, dan bahwa Muhammad adalah hamba dan rasul-Nya, dan bahwa ‘Isa adalah hamba dan rasul-Nya, dan kalimatnya yang Allah lemparkan kepada Maryam dan ruh dari-Nya (diantara ruh-ruh yang Allah ciptakan), dan surga itu benar adanya, dan neraka itu benar adanya, niscaya Allah akan memasukkannya ke dalam surga, apapun yang dia amalkan.” [HR. Bukhary dan Muslim].

Maka Allah telah menjamin seorang yang bertauhid dengan surga-Nya, sebagaimana juga dalam hadits yang lain Nabi Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam bersabda:

“Barangsiapa yang bertemu Allah (dalam keadaan) tidak menyekutukan-Nya dengan sesuatu apapun maka dia akan masuk surga, dan barangsiapa yang bertemu Allah (dalam keadaan) mentekutukan-Nya dengan sesuatu mka dia akan masuk neraka.” [HR.Muslim].

4. Tauhid dapat menghapuskan dosa-dosa dan mendatangkan ampunan dari Allah.
Yaitu sebagaimana datang dalam hadits Qudsi, bahwa Allah berkata: “Wahai anak adam, jikalau kamu datang kepadaku dengan membawa dosa seisi bumi, kemudian kamu menjumpaiku (dalam keadaan) tidak menyekutukan-Ku dengan sesuatu apapun, niscaya Aku akan mendatangimu dengan membawa seisi bumi ampunan.” [HR. At-Tirmidzy].

Demikianlah pembahasan ringkas tentang tauhid. Semoga Allah memberikan taufik-Nya kepada kita semua untuk menjadi hamba-hamba-Nya yang bertauhid sehingga memperoleh yang telah Allah janjikan kepada orang-orang yang beriman dan bertauhid daripada petunjuk, dan surga-Nya, ampunan-Nya, serta keselamatan dari siksa api neraka. Amiin Yaa Robbal ‘Aalamiin.

Referensi :
1. Al-Qoulul Mufid ‘ala Kitab at-Tauhid, karya Syeikh Muhammad bin ‘Utsaimin.
2. Minhaj al-firqotun Najiyah, karya Syeikh Jamil Zainu.

Comments are closed.