Kiat Agar Amaliah Kita Bermakna

Standard

Hmm, adikku … hidup dan sehat juga tidak berarti klo tidak diiringi iman dan amal shalih. Karena kehidupan di akhirat adalah kekal adanya, sedangkan dunia ini hanyalah kehidupan yang sementara. Jadi, jangan sampai kehidupan yang sementara ini tidak kita manfaatkan untuk mempersiapkan kehidupan yang abadi di akhirat. Lantas, bagaimana agar kita bahagia karena amaliah kita diterima oleh Allah?

1. Beriman kepada Allah dan mentauhidkan-Nya.
“Sesungguhnya orang-orang yang beriman dan beramal shalih bagi mereka surga Firdaus menjadi tempat tinggalnya.” (Al-Kahfi: 107)
“Katakan aku beriman kepada Allah kemudian istiqamahlah.” (HR.Muslim)

2. Ikhlas, yaitu beramal karena Allah dan tidak ingin dilihat orang atau didengar.
“Beribadahlah kepada Allah dengan memurnikan ketaatan pada-Nya.” (az-Zumar:2)

3. Sesuai dengan apa yang diajarkan Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam.
“Dan apa yang diberikan Rasul kepadamu, maka terimalah dia dan apa yang dilarangnya bagimu, maka tinggalkanlah.” (al-Hasyr: 7)
“Barangsiapa yang beramal dengan suatu amalan yang tidak ada perintahnya dari kami, maka amalan itu tertolak.” (HR.Muslim)

Diambil dari: Khud Aqidataka, Penulis: Muhammad bin Jamil Zainu, Edisi Indonesia: Koreksi Aqidahmu, Penerjemah: Abu Hamdan, Penerbit: Pustaka Istiqomah,
Surakarta, Cetakan I, Rajab 1415 H/ Januari 1995, Halaman: 15-17

Comments are closed.