TETANGGA IDAMAN (part 03/03)

Standard

13. Menyakiti tetangga adalah sebab masuk neraka. “Wahai Rasulullah! Sesungguhnya Fulanah banyak melakukan shalat, shadaqah dan puasa. Hanya saja dia menyakiti tetangga dengan lisan.” Rasulullahbersabda: “Dia di dalam neraka.” Lelaki tersebut berkata: “Sesungguhnya Fulanah diceritakan sedikit melakukan puasa dan shalat. Tetapi dia bershadaqah dengan beberapa potong keju dan tidak menyakiti tetangganya.” Rasulullahbersabda: “Di di dalam surga.” [HR. Ahmad (2/440), sanadnya shahih]

14. Bersabar atas ganguan tetangga. “Ada tiga golongan yang dicintai Allah… dan seorang laki-laki yang mempunyai tetangga. Tetangga tersebut menyakitinya. Maka dia sabar atas ganguannya, hingga kematian atau kepergian memisahkan keduanya.” [HR. Ahmad (5/151), Ibnu Abi ‘Ashim dalam Al-Jihad, sanadnya shahih]

15. Kesaksian tetangga. “Seseorang bertanya kepada Nabi: bagaimana saya bisa tahu bahwa saya telah berbuat baik dan berbuat jelak? Beliau menjawab: ‘Jika kamu mendengar tetanggamu berkata: ‘Engkau telah berbuat baik’, maka berarti kamu telah berbuat baik. Dan jika kamu mendengar mereka berkata: ‘Engkau telah berbuat jelek’, maka berarti engaku telah berbuat jelek.’ [HR. Ahmad (1/402) dengan sanad shahih]

16. Memberikan shadaqah kepada tetangga. “Tidak halal shadaqah yang diberikan kepada orang kaya, kecuali fisabilillah, orang yang dalam perjalanan atau tetangga fakir yang diberi shadaqah kemudian memberikan hadiah kepadamu atau mengundangmu.” [HR. Al-Bukhari (525) dan Muslim (144)]

17. Membantu tetangga. “Demi Allah, sungguh kami melihat hilal (tanggal 1 bulan qamariyah), kemudian hilal kemudian hilal, tiga hilal pada dua bulan dan tidaklah dinyalakan api di rumah-rumah Rasulullah . (Urwah bin Zubair) berkata: Saya bertanya: Wahai bibiku! Apakah yang menjadikan anda sekalian tetap hidup? Aisyah menjawab: Al-Aswadan (dua barang yang hitam): kurma dan air. Hanya saja Rasulullahmempunyai tetangga dari Anshar yang mempunyai kambing atau onta yang sedang menyusui. Maka mereka mengirimkan susu-susunya kepada Rasulullah , sehingga kami meminumnya.” [HR. Al-Bukhari (2567) dan Muslim (2972)]

 Sumber : Tetangga Idaman, Syaikh Ali Hasan Al Halabi

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s