ADIKKU, BIASAKANLAH …

Standard

  • Adikku, biasakanlah kita mengambil, memberi, makan dan minum dengan tangan kanan.  
  • Adikku, biasakanlah kita mendahulukan bagian kanan dalam berpakaian. Ketika menggunakan kain, baju atau lainnya, mulaikanlah dari kanan, sedangkan ketika melepas, mulaikanlah dari kiri.  
  • Adikku, biasakanlah kita untuk tidur miring ke kanan, dan bukan tidur tertelungkup 
  •  Adikku, biasakanlah kita untuk tidak memakai pakaian/ celana pendek, agar kita tumbuh dengan keasadaran menutup aurat dan malu untuk membukanya.  
  •  Adikku, biasakanlah kita untuk tidak menghisap jari atau menggigit kuku.  
  • Adikku, biasakanlah kita untuk berlaku sederhana dalam makan dan minum dan jauhkanlah dari sikap rakus. 
  • Adikku, biasakanlah kita untuk tidak bermain dengan hidung.  
  • Adikku, biasakanlah kita untuk membaca “Bismillah” ketika hendak makan.  
  • Adikku, biasakanlah kita untuk mengambil makanan yang terdekat dan tidak mulai makan sebelum orang lain.  
  •  Adikku, biasakanlah kita untuk tidak memandang tajam kepada makanan atau orang yang makan.  
  • Adikku, biasakanlah kita untuk tidak makan dengan tergesa-gesa dan supaya mengunyah makanan dengan baik.  
  • Adikku, biasakanlah kita untuk makan makanan yang ada dan tidak menginginkan yang tidak ada.  
  • Adikku, biasakanlah kita untuk menjaga kebersihan mulut dengan siwak/sikat gigi setelah makan, sebelum tidur dan sehabis bangun tidur.  
  • Adikku, biasakanlah kita untuk menyilahkan orang lain dalam makanan /permainan yang disenangi, dengan dibiasakan menghormati saudara-saudara kita, sanak famili yang masih kecil dan anak-anak tetangga jika mereka melihatnya sedang menikmati sesuatu permainan/makanan.  
  • Adikku, biasakanlah kita untuk membaca ’Alhamdulillah’ jika bersin, dan mengatakan ’Yarhamukallah’ kepada orang bersin yang telah membaca ’Alhamdulillah’  
  • Adikku, biasakanlah kita untuk menahan mulut dan menutupnya jika ia menguap dan menjaganya supaya jangan sampai bersuara.  
  • Adikku, biasakanlah kita untuk mengucapkan terimakasih jika mendapat kebaikan meski sedikit.  
  • Adikku, biasakanlah kita untuk tidak memanggil ibu dan bapak dengan nama-nama, tapi biasakanlah dengan panggilan Umi (ibu) dan Abi (bapak).  
  • Ketika berjalan, Adikku, biasakanlah kita untuk tidak mendahului kedua orang tua atau siapapun yang lebih tua darinya, dan tidak memasuki sebuah tempat lebih dulu dari kedua orang tua kita untuk menghormati mereka.  
  • Adikku, biasakanlah kita untuk berjalan kaki di trotoar, bukan di tengah jalan.  
  • Adikku, biasakanlah kita untuk tidak membuang sampah di jalan, bahkan anjurkanlah untuk menyingkirkan kotoran dari jalan.  
  • Adikku, biasakanlah kita untuk mengucap salam dengan sopan ke orang yang dijumpai dengan ucapan “Assalamu’alaikum” serta membalas salam kepada orang yang mengucapkan.  
  • Adikku, biasakanlah kita untuk berkata-kata dengan benar dan berbahasa dengan baik.  
  • Adikku, biasakanlah kita untuk menuruti perintah orang tua atau yang lebih besar darinya, jika ia disuruh seseuatu yang diperbolehkan. Jika membantah, ingatkanlah ia supaya kembali kepada kebenaran dengan suka rela jika hal ini memungkinkan. Jika tidak mungkin, maka paksalah ia untuk menerima kebenaran, karena hal itu lebih baik daripada tetap membantah dan bersikap bandel.  
  • Hendaklah orang tua berterimakasih kepada anak jika menuruti perintahnya dan menjauhi larangannya. Bisa juga dengan memberikan hadiah yang disenangi (makanan, minuman, jalan-jalan)  
  • Hendaklah orang tua tidak melarangnya bermain selama masih aman, seperti bermain dengan pasir atau permainan yang diperbolehkan, sekalipun menyebabkan baju kotor. Karena, permainan pada usia ini penting untuk jasmani dan akal anak.  
  • Adikku, biasakanlah kita untuk senang pada alat permainan yang dibolehkan, seperti bola, mobil, miniatur pesawat terbang, dan sebagainya. Dan Adikku, biasakanlah kita untuk membenci alat permainan yang bentuknya terlarang, yaitu manusia dan hewan (gambar makhluk hidup, red)  
  • Adikku, biasakanlah kita untuk menghormati milik orang lain, dengan tidak mengambil permainan/makanan orang lain, sekalipun itu milik saudaranya sendiri. Disalin dari buku: Pendidikan Anak dalam Islam, karangan Yusuf Muhammad Al-Hasan

One response »

  1. Semuanya terlihat mudah dalam tulisan tapi tidak pada kerja nyata…

    Tapi, sungguh saya menghargai tulisan Anda. Semoga semua generasi muslim di seluruh dunia ini, bersikap seperti apa yang dianjurkan Allah Azza wa Jalla. Amiin.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s