ILMU LEBIH MULIA DARI HARTA

Standard

Ali bin Abu Thalib berkata, ‘Ilmu lebih baik daripada harta’, bisa dilihat dari beberapa sisi, diantaranya :

 

1.      Ilmu merupakan warisan para nabi, sedangkan harta merupakan warisan para raja dan orang-orang kaya.

2.      Ilmu menjaga pemiliknya, sedangkan pemilik harta harus menjaga hartanya.

3.      Harta bisa habis karena dibelanjakan, sedangkan ilmu bisa bertambah jika disampaikan kepada yang lain.

4.      Jika pemilik harta meninggal, maka harta ditinggalkannya, sedangkan ilmu akan mengikuti pemiliknya masuk ke dalam kuburnya, beserta amaliahnya.

5.      Ilmu bisa menjadi hakim/pemutus hukum bagi harta, namun harta tidak bisa menjadi hakim bagi ilmu.

6.      Harta bisa diperoleh orang mukmin, orang kafir, orang yang baik maupun yang jahat. Sedangkan ilmu yang bermanfaat hanya diperoleh oleh orang mukmin saja.

7.      Orang yang berilmu dibutuhkan para raja dan siapa pun, sedangkan pemilik harta hanya dibutuhkan oleh orang yang miskin.

8.      Jiwa menjadi mulia dan bersih karena mengumpulkan ilmu dan mendapatkannya, sedangkan jiwa bisa rakus dan kikir jika menumpuk harta.

9.      Harta membuat jiwa bertindak semena-mena, keji dan sombong. Sedangkan ilmu mengajak kepada tawadhu’ dan beramal shalih.

10.  Ilmu mengantarkan pada kebahagiaan, sedangkan harta dapat menghalanginya.

11.  Kaya ilmu lebih agung daripada kaya harta.

12.  Harta memperbudak orang yang mencintainya dan pemiliknya, sedangkan ilmu menjadikan pemiliknya sebagai hamba Allah yang mengajak untuk beribadah kepada-Nya.

13.  Mencintai ilmu dan mencarinya merupakan pangkal segala ketaatan, sedangkan cinta dunia dan harta merupakan pangkal segala kejahatan.

14.  Kemuliaan orang kaya adalah semu belaka, dia akan menjadi orang yang tidak berharga ketika hartanya hilang darinya. Sedangkan kemuliaan orang berilmu akan terus bertambah seiring dengan bertambahnya ilmu dan amal shalihnya.

15.  Seseorang tidak bisa taat kepada Allah tanpa ilmu, sedangkan orang yang durhaka kepada Allah umumnya disebabkan karena hartanya.

16.  Orang berilmu mengajak kebaikan, sedangkan orang kaya mengajak kepada dunia dan berangan-angan hidupnya akan abadi di dunia.

17.  Kaya harta sering melenakan hati dan jiwa sedangkan kaya ilmu dapat menghidupkan hati dan jiwanya serta orang lain.

18.  Pemilik harta dihantui perasaan takut jika hartanya hilang, sedangkan pemilik ilmu senantiasa aman, tenang dan gembira.

19.  Harta membuatnya benci kematian dan bertemu dengan Allah, sedangkan ilmu membuat kita ingin segera bertemu dengan Allah.

 

Sumber : Kunci Gerbang Kebahagiaan, Ibnu Qayyim Al Jauziyah, Pustaka Al Kautsar. Dengan beberapa editing.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s